The Reason…

Freud percaya bahwa semua manusia mengalami neurosis, atau gangguan mental sederhana. Ide inilah yang diambil Helene Cixious saat menulis tentang masalah-masalah wanita. Dimulai dari perasaan-perasaan ditindas, cara penulisan Cixious mendefinisikan seperti apa “penulisan feminis” itu : penuh kemungkinan, dinamis, dan sarat metafora.

Ide yang sama mendorong penulis untuk membuat blog ini. Sebuah tempat untuk bercerita hal-hal yang sulit diceritakan di kehidupan nyata. Entah karena kurangnya forum, atau tidak adanya orang yang akan buang-buang waktu mendengarkan ini. Ini, adalah tempat untuk menjadi diri sendiri. Bukan sesederhana catatan kehidupan sehari-hari, tetapi suara dalam kesunyian hati. Seperti anak-anak yang tanpa merasa berdosa berkata apapun yang sedang ada didalam pikirannya. Spontan saja. Jujur, bukankah kita sering iri akan kemampuan seperti itu? Semakin dewasa sepertinya semua orang sepakat untuk berkata apa yang perlu saja. Dan sisanya disimpan. Dalam banyak hal ini baik. Tapi dalam banyak hal lain… ini membungkam suara-suara hati kita.

Menulis, dimanapun itu, entah disini, didalam “Kata-Kata Digital” atau didalam jurnal pribadimu, atau dimanapun itu, merupakan bentuk ekspresi. Melalui inilah kita melakukan banyak hal yang tidak bisa dilakukan dalam kehidupan nyata : melompat-lompat, memaki-maki, berteriak-teriak histeris, menggugat dogma, mempermalukan diri sendiri, jungkir balik, apapunlah, segila-gilanya…

Selamat menulis, selamat berpetualang…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s