Dari Merauke sampai Sabang

Oke, saya bukan ahli bahasa. Samasekali bukan. Tetapi, adalah benar bahwa kadang, bahasa adalah alat untuk menunjukkan dominasi pihak berkuasa, kepada pihak yang dikuasai. Ambil contoh bahasa yang dipakai di banyak media di Indonesia ketika mencoba memberitakan sebuah pemerkosaan : “Seorang gadis digagahi di perkebunan…”. Tindakan pemerkosaan dilihat sebagai aksi unjuk gigi si kuat terhadap si lemah. Bahasa kiasan seperti inilah, yang kadang membelokkan makna. Maksud hati ingin memperhalus isi berita, nyatanya malah menyampaikan makna lain selain pemerkosaan.

Hal yang sama juga terjadi pada kasus ”harga disesuaikan”, walaupun frase tersebut sekarang sudah mulai ditinggalkan oleh para praktisi media.

Tetapi, bagaimana dengan istilah ”dari sabang sampai merauke”? Apa yang menjadi dasar pemilihan kata-kata ini? Mengapa ”Sabang” lebih dahulu daripada ”Merauke”?

Jawaban dari semua ini mungkin dapat dilihat dari kenyataan. Sabang adalah representasi dari Indonesia bagian barat. Merauke, tentu saja, adalah representasi dari Indonesia bagian timur. Jelaslah sudah bahwa penduduk Indonesia, dibentuk sedemikian rupa untuk lebih memprioritaskan bagian barat daripada timur. Indonesia timur adalah bagian yang selalu menjadi anak tiri dalam pembangunan nasional, apalagi sebelum jaman reformasi. Indonesia timur selalu menjadi daerah tertinggal dari Indonesia. Pembagian keuntungan, porsi pemberitaan, pembangunan fasilitas, dan sebagainya selalu mendudukkan Indonesia bagian timur di posisi nomor dua.

Padahal, Indonesia adalah timur dan barat. Seperti barat, timur juga memiliki kekayaannya sendiri, sebuah keunikan tak terbantahkan dari Ambon, Maluku, Papua, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan semua pulau-pulau lain di Indonesia bagian timur. Mencoba menganaktirikan Indonesia timur adalah usaha untuk mengamputasi diri sendiri.

Jadi, marilah kita rubah istilah ”dari Sabang sampai Merauke” menjadi ”dari Merauke sampai Sabang”. Toh, matahari terbit terlebih dahulu di timur, kan? Di Merauke.

2 responses to “Dari Merauke sampai Sabang

  1. saya adalah salah satu orang jawa yang tinggal di kabupaten merauke, saya merasa senang…………
    saya besar di kota ini. sampai-sampai saya tidak ingin pulang
    walaupun orangtua saya dua-duanya ad di jawa.
    Merauke is the best
    sippppppppppppppp deh,
    sapa mau lawan merauke
    ko tangkis sudah,,,,,,,,,,,,,,
    bisa kahn???????????///
    orang merauke bilang “isakod bekai isakod kai”

  2. merauke tuch to keren………….. banget.
    klo kamu di barat sana masih tidur kitorang su bangun, jadi to kitorang tuh lebih dolo hidup dari kamu orang.
    merauke tuh kota yang indah, lumayan sih.z bukan orang merauke asli. z ne pendatang saja. tapi buat z merauke tuh keren.
    ko lawan merauke dah.
    merauke so cool.
    merauke you is all the best.
    keren………….
    so arrived to merauke, ko bakal kagum.
    merauke is beautiful country.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s