Uang

Dunia penuh dengan konflik kepentingan, kan? Dan akar dari semuanya mungkin adalah ini: uang.

Perang, bagi sebagian orang naif adalah perjuangan mempertahankan idealisme, kepercayaan, dan merebut keadilan. Sementara bagi sebagian orang lain adalah ceruk pasar bagi industri senjata.

Media, bagi sebagian orang naif adalah alat untuk mencerdaskan masyarakat, untuk memberitakan fakta, dan membela kaum tersingkir. Sementara bagi sebagian orang lain adalah alat untuk merebut simpati demi jabatan, adalah alat untuk menyembunyikan fakta demi stabilitas, dan alat untuk memperoleh uang dari rating dan oplah.

Dan semuanya tidak dapat dilawan. Uang, adalah kepentingan. Adalah kekuatan. Adalah kesempatan.

Uang berarti ini: pilihan. Memilikinya berarti membuka pintu-pintu kesempatan.

Jadi, pilihan ada ditangan kita. Ayo cari uang sebanyak-banyaknya, dengan cara sejujur-jujurnya. Tabung. Jadilah kaya. Lalu, dengan semua kemampuan itu, hambur-hamburkanlah untuk ini: membangun rumah sakit gratis, membangun sekolah bagus yang murah, atau apapun itu, yang bermanfaat.

Uang hanya alat. Tujuan akhirnya adalah pilihan kita, kan?

A wise man should have money in his head, but not in his heart

– Jonathan Swift, Irish essayist, novelist, & satirist (1667 – 1745) –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s