Blog

Konon, kata blog berasal dari kata yang sangat teknis bidang komputer: weblog. Seorang penulis kemudian iseng-iseng memecah kata itu menjadi: we blog. Tiba-tiba, bagaikan gelombang besar, terciptalah tsunami kebudayaan massa baru: blog. Kata ini bahkan sudah menjadi kata kerja baru dalam bahasa Inggris, sudah resmi masuk kamus, dan sudah menjadi kegiatan baru orang-orang kaum urban.

Entah apa daya tarik blog ini, sehingga banyak orang kemudian menerimanya. Tidak semua penemuan baru disambut baik masyarakat. Kebanyakan, dibuang dalam tong sampah dan dihapus bersih-bersih dari sejarah manusia. Kembali tentang blog, terlalu banyak hal yang bisa diceritakan sebagai alasan kenapa blog begitu populer.

Mungkin, karena ia memberikan suasana penerimaan tanpa syarat yang begitu kita butuhkan. Mungkin, karena dalam dunia yang semakin sempit ini, semua orang ditentukan secara sepihak untuk menjadi ”salah satu diantara kerumunan”. Dan tepat disaat yang sama, blog memberikan kita hak istimewa untuk melakukan ”self disclosure”, keterbukaan diri secara sukarela, kapanpun kita mau. Blog mendengarkan cerita kita, dan dengan setia, menceritakannya lagi dengan apa adanya kepada orang lain. Blog menjadi sahabat kita, yang diam-diam memperhatikan kita, dan menunggu kita tanpa mengeluh.

Ah, seandainya ada orang seperti ini. Mungkin sekarang, semua orang sibuk dengan blognya masing-masing, sampai lupa menjadi blog bagi orang lain. Dan siapa perduli. Aku menuliskan ini pada blog ku. Dan hanya pada blog ku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s