Newstainment

Beberapa hari ini saya melihat banyak yang menarik di tayangan berita di televisi.

Pertama, ada suara latar belakang (backsound) di berita televisi.

Kedua, sering sekali pakai kata-kata “diduga”, “kabarnya”, dan “konon”.

Ketiga, memberitakan orang yang dipanggil jadi saksi oleh polisi sebagai “yang bersalah”.

Saya jadi susah membedakan antara berita dan infotainment. Eh tunggu, berita dan infotainment memang seharusnya berbeda, kan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s