Langit tertinggi kita adalah ubun-ubun kita

Beberapa orang pintar yang saya tahu, bicara tentang topik-topik susah dan berat. Mereka biasanya terobsesi dengan bidang-bidang yang menarik perhatian mereka. Mereka bicara hal-hal yang “tinggi” dan berat, dan kadang lupa bahwa ujung dari semua pencarian manusia adalah… manusia itu sendiri.

Tapi saya berbeda. Saya percaya bahwa langit tertinggi yang bisa anda capai, adalah ubun-ubun anda. Pencarian terdalam anda kedalam makna-makna yang tersembunyi, akan berhenti pada ujung terbawah telapak kaki anda.

Maksudnya?

Segala hal yang anda kejar, semua pengetahuan dan pengalaman anda, seharusnya berujung kepada membuat anda dan orang-orang di sekeliling anda jadi lebih baik. Semua buku yang anda baca, dan bidang-bidang yang membuat anda tenggelam didalamnya, seharusnya bermanfaat untuk anda dan orang-orang di sekeliling anda. Bukan demi kepuasan “mencapai sesuatu yang hebat” saja.

Orang lain mungkin mencapai kepuasan dari memamerkan petualangan intelektual mereka. Tapi saya bukan mereka. Saya ada di jalan berbeda.

Saya mungkin akan mendaki, berjalan, kadang berlari, lalu menyelam. Saya juga akan mengatur perbekalan, dan bersiap-siap untuk berjalan jauh. Saya akan terus begitu sampai kulit saya melepuh terbakar matahari. Atau terpaksa tersedak air laut. Atau digigit binatang-binatang. Tapi yang jelas, akhir dari perjalanan itu, adalah untuk jadi lebih bermanfaat bagi orang-orang. Entah itu orang yang saya temui di jalan. Atau saya sendiri. Atau orang-orang yang berjalan bersama-sama saya.

Beberapa orang terlahir jadi ambisius. Saya tidak. Saya perlu motivasi. Dan orang-orang terdekat saya, adalah motivasi saya. Dan kemudian sekarang saya tahu, bahwa ternyata, Steve Jobs juga berpikir demikian. Silakan klik di gambar ini untuk membuka artikel itu.

5 responses to “Langit tertinggi kita adalah ubun-ubun kita

  1. Setuju banget deh, pusing kadang sama orang2 yg puas dengan berkata-kata yg sulit dimengerti *emg gw bego kali ya? :p

  2. Setuju boi.. Intelektualitas itu ga ada gunanya kalo gak membuat kita lebih peka dengan lingkungan sekitar kita. Indonesia ga maju bukan karna kurang orang pinter.. tapi karna kurang orang pinter yang punya kepedulian macam kau boi.. :))

    Ayo ney, gw dukung lo jadi walikota tangsel!

  3. Nice ney, gw demen bgt deh sama tulisan lo yg ini..setup gw ama pikiran lo.

  4. bore tambah keren afja nie
    latif demen bgt ama yang ini…
    tambah kretive lagi ya broe….!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s