Tentang cara pulang kesana

Banyak hal dalam hidup akan berhenti jadi pertanyaan yang tidak terjawab. Saya suka mengumpulkan banyak kepingan-kepingan pertanyaan yang tidak selesai itu. Terakhir, papa saya pergi ke Menado untuk datang ke pemakaman kakek saya.

Menurut cerita orang-orang yang melihat proses kakek saya dipanggil Tuhan, ceritanya itu agak unik. Kakek saya meninggal tepat sama seperti papanya kakek saya meninggal. Persis sama.

Dua-duanya memberi tanda pada hari sebelumnya kalau mereka akan dipanggil Tuhan. Dua-duanya melipat tangan dan menutup mata saat akan dipanggil Tuhan. Dua-duanya tertidur pulas, dan tidak bangun lagi. Damai sekali. Saya bertanya-tanya dalam hati, kenapa bisa begitu? Kenapa banyak orang dipanggil Tuhan dengan cara berbeda-beda.

Oya, ada lagi pertanyaan yang tidak terjawab. Kedua orang tua saya hampir selalu mendapat mimpi saat ada anggota keluarga yang akan dipanggil Tuhan. Saya bertanya-tanya dalam hati: kok bisa ya?

Saya berpikir sebentar. Tapi soal bagaimana cara kita pulang kesana, akan selalu jadi pertanyaan yang tidak pernah terjawab. Saya akan berhenti berpikir, sambil menyimpan cerita ini dalam hati saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s