Category Archives: life mystery

life’s mystery #7

The moment when i realized that i’m just a totally insignificant human being…

is the moment when i start to be significant.

Life mystery #5

Dulu katanya, pengetahuan itu kekuatan > “knowledge is power”. Tapi lama kelamaan, saya merasa ada sisi lain dari pengetahuan, yaitu kutukan. Knowledge is a curse.

Semakin banyak tahu tentang fakta dan fiksi-nya dunia; semakin banyak membolak-balik sebuah ide; atau berjalan dari satu pendapat ke pendapat lain yang benar-benar bertentangan, malah bikin bingung.

Ada dua pilihan yang bisa diambil: pertama, untuk jadi benar-benar acuh (ignorant), atau jadi benar-benar perduli. Acuh akan menyenangkan. Tapi orang-orang yang memilih untuk jadi perduli, akan jauh lebih bisa merasa puas. Dalam hal ini, orang-orang yang memilih untuk perduli, bisa dikenali segera. Pramudya Ananta Toer adalah salah satunya.

Itu satu hal. Satu lagi tentang ‘The Curse of Knowledge’ (cieilah bahasa gue) adalah sulitnya bicara kalau terlalu banyak ide yang bersambung-sambung dengan sebuah topik.

Ini ada tulisan yang benar-benar nyambung, diambil dari sini (klik):

when we know something, it becomes hard for us to imagine not knowing it. As a result, we become lousy communicators. Think of a lawyer who can’t give you a straight, comprehensible answer to a legal question. His vast knowledge and experience renders him unable to fathom how little you know. So when he talks to you, he talks in abstractions that you can’t follow. And we’re all like the lawyer in our own domain of expertise.

Saya bukan merasa sudah ahli. Tapi, waktu saya ingin menjelaskan sesuatu ke orangtua saya tentang sebuah topik yang benar-benar sedang saya sukai, itu jadi sulit sekali untuk menjelaskan dengan bagus.

That’s it, guys. Pengetahuan adalah kutukan. Selamat bersenang-senang!

Life mystery #4

Pemerintah ekspor gas & minyak keluar negeri, untuk biayain APBN yang gak efisien (karena banyak alokasi buat travelling anggota dewan).

Disaat yang sama, pemerintah impor gas & minyak untuk biayain keperluan energi (listrik, elpiji dll).

Masalahnya, harga impor lebih mahal. Barang yang diimpor juga banyak.

Life mystery #3

Dilema buat orang Jakarta, khususnya para pekerja level bawah dan menengah, sama para keluarga baru:

Terlalu miskin buat beli rumah di pusat kota, jadi lalu mutusin beli rumah di pinggiran. Tapi akhirnya sehari-hari beban hidupnya jadi berat gara-gara biaya transport sama siksaan macet.

Tentang cara pulang kesana

Banyak hal dalam hidup akan berhenti jadi pertanyaan yang tidak terjawab. Saya suka mengumpulkan banyak kepingan-kepingan pertanyaan yang tidak selesai itu. Terakhir, papa saya pergi ke Menado untuk datang ke pemakaman kakek saya.

Menurut cerita orang-orang yang melihat proses kakek saya dipanggil Tuhan, ceritanya itu agak unik. Kakek saya meninggal tepat sama seperti papanya kakek saya meninggal. Persis sama.

Dua-duanya memberi tanda pada hari sebelumnya kalau mereka akan dipanggil Tuhan. Dua-duanya melipat tangan dan menutup mata saat akan dipanggil Tuhan. Dua-duanya tertidur pulas, dan tidak bangun lagi. Damai sekali. Saya bertanya-tanya dalam hati, kenapa bisa begitu? Kenapa banyak orang dipanggil Tuhan dengan cara berbeda-beda.

Oya, ada lagi pertanyaan yang tidak terjawab. Kedua orang tua saya hampir selalu mendapat mimpi saat ada anggota keluarga yang akan dipanggil Tuhan. Saya bertanya-tanya dalam hati: kok bisa ya?

Saya berpikir sebentar. Tapi soal bagaimana cara kita pulang kesana, akan selalu jadi pertanyaan yang tidak pernah terjawab. Saya akan berhenti berpikir, sambil menyimpan cerita ini dalam hati saja.

Life mystery #2

Some people work the job they don’t like. To buy things they don’t really need.

Life mystery #1

Its interesting to see that even though big companies can offer big salary, its volunteerism that often attracts people with great mind. Sometimes for free.