Category Archives: uncategorized

Indonesia Ad Spending 2013

Indonesia is expected to experience the fastest growth in digital ad spending in 2013, 2014, and 2015 with 71-15% growth year on year. The growth is highest compared to other medias. Digital marketers are starting to see digital channels as a more reliable tool to reach the middle class segment, which acknowledged as one of the biggest chunk in Asia’s middle class segment (Nielsen, 2014). 

<div> <strong> <a href=”https://www.slideshare.net/ArdianAtmaka/indonesia-ad-spending-2013&#8243; title=”Indonesia Ad Spending 2013″ target=”_blank”>Indonesia Ad Spending 2013</a> </strong> from <strong><a href=”http://www.slideshare.net/ArdianAtmaka&#8221; target=”_blank”>Ardian Atmaka</a></strong> </div>

 

Advertisements

Henry Miller is Awesome

The aim of life is to live, and to live means to be aware joyously, drunkenly, serenely, divinely aware. In this state of god-like awareness one sings; in this realm the world exists as poem.

Henry Miller

Paradox #6

learning new things makes me know something new. Learning old things over and over again makes me become new.

Brengsek

Buat beberapa orang, menjadi brengsek itu hanya masalah kesempatan. Kasian.

Entrepreneurs can change the world

A white future

2010.

Di akhir 2009, saya banyak merencakan. Banyak membuat resolusi. Banyak mengatur ini itu.

Baru seminggu masuk ke 2010, saya sudah merasa semua rencana itu basi. 2010 itu jauh diluar pemikiran saya. Semuanya tidak akan sama lagi. Dan semua rencana yang saya buat itu sudah usang. Saya jadi ingat kata-kata John Lennon (kalau tidak salah): “life is what happen to us when we’re busy making plans“.

The future is white. Plain white.

God’s fingerprint

Saya baru saja mengingat-ingat beberapa kejadian yang belakangan saya alami. Dalam beberapa detail kejadian-kejadian tersebut, saya baru sadar bahwa ternyata kalau diperhatikan, banyak sekali hal yang saya bisa bilang sebagai: God’s fingerprint [saya lebih suka pakai istilah God’s fingerprint, karena kalau “sidik jarinya Tuhan” agak kurang enak didengar].

God’s fingerprint itu seperti jejak-jejak tersembunyi, yang akan nyata kalau kita benar-benar memperhatikan detail-detail kejadian dalam hidup kita. Itu mungkin awalnya tidak nyata, atau tidak jelas. Tapi kamu bisa dengan mudah melihatnya dari banyak hal: apakah itu pertemuan dengan orang baru, kejadian yang tidak disangka-sangka, hal yang awalnya buruk, lalu ternyata baik… dan sebagainya.

God’s fingerprint itu buat saya adalah detail kejadian-kejadian kecil, yang membuat kita terusik terus: bahwa diantara banyak keraguan, pertanyaan, sanggahan atau apalah, saya ternyata masih bisa lihat banyak hal, kejadian-kejadian yang menunjukkan bahwa: there is someone, beyond me, who’s constantly intervening my life. Kamu, seperti saya, diperhatikan sekali. Dan ada tangan yang menyisakan bekas sidik jari dalam hal-hal terkecil yang ada dalam hidupmu. Dan itu, tentunya, sering luput kita perhatikan.

Saya jadi bersyukur…. dan takut sekali.